Pinjaman untuk Kuliah Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Tuesday, 16 January 2007

 Jakarta (Kompas: 16/01/07) Bank International Indonesia, International Finance, dan Sampoerna Foundation meluncurkan produk student loan atau pinjaman bagi pelajar yang akan melanjutkan kuliah ke jenjang sarjana atau pascasarjana. Direktur Perbankan Konsumer BII Rudy N Hamdani dalam acara peluncuran produk kerja sama itu, Senin (15/1), mengatakan bahwa program tersebut untuk penyediaan fasilitas pembiayaan di perguruan tinggi. 

Adapun perguruan tinggi yang akan menjadi rekanan ialah Sekolah Bisnis Prasetya Mulya, Sekolah Bisnis Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI), Universitas Indonesia, Universitas Bina Nusantara, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pelita Harapan, Universitas Atma Jaya, dan Universitas Trisakti.

Produk student loan merupakan pinjaman dengan plafon pinjaman minimal Rp 10 juta dan maksimal Rp 100 juta. Jangka waktu peminjaman 6-36 bulan dan tidak melebihi masa studi. Bunga pinjaman 12,9 persen dalam satu tahun dan bersifat flat. Fasilitas pembiayaan itu dapat digunakan untuk pembayaran biaya pendaftaran, administrasi, uang kuliah untuk satu tahun atau biaya kuliah untuk seluruh program S-2. Terkait dengan kerja sama itu, BII juga dapat memperoleh rekomendasi dari Sampoerna Foundation atas calon mahasiswa yang bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan. Direktur Komunikasi Sampoerna Foundation Sapto Handoyo Sakti mengatakan, salah satu alasan masih minimnya penduduk Indonesia yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena keterbatasan biaya. Student loan berusaha menjangkau mereka yang mempunyai potensi akademis tetapi memiliki kemampuan finansial menengah sehingga tidak terjangkau oleh beasiswa.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >