Login Form
| Group nurtures 'future writers' |
|
|
|
| Thursday, 14 June 2007 | |
|
Selanjutnya sudah dijadwalkan di Banda Aceh dan Sumatra Utara, diikuti dengan Surabaya, Yogyakarta, Bandung dan Semarang hingga akhir bulan ini. "Bila kita tidak suka membaca, kita tidak akan mempelajari hal-hal yang baru,” tutur Direktur Komunikasi Sampoerna Foundation Sapto H. Sakti. “Oleh karena kegiatan membaca dan menulis berkaitan erat dengan pendidikan, kami mulai program ini dengan akan-anak sekolah.” Sapto menuturkan bahwa SF juga merencanakan untuk menyelenggarakan lokakarya serupa untuk siswa yang lebih muda. Sektar 100 siswa dari setiap kota akan berpartisipasi dalam pelatihan yang berlangsung selama dua hari. Para penulis terkenal Indonesia, seperti Budi Darma, Gunawan Maryanto, Debra Yatim dan sineas independen Agung Sentausa ikut sebagai tenaga pelatih relawan. |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|





Jakarta (The Jakarta Post : (13/06/07) Dengan tujuan untuk meletakkan landasan bagi terbentuknya generasi muda penulis Indonesia yang diakui dunia internasional, sebuah yayasan pendidikan nirlaba penyelenggarakan serangkaian lokakarya baca tulis untuk siswa SMA dan Mahasiswa di enam kota besar di Indonesia. Lokakarya bertemakan "Membentuk Penulis masa Depan” yang diselenggarakan atas inisiatif Sampoerna Foundation Scholars' Club (SFSC) dan komunitas Ubud Writers and Readers Festival, telah diluncurkan di Jakarta.