Bank Bersaing Guyur Kredit Biaya Sekolah Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Friday, 13 July 2007
Index Artikel
Bank Bersaing Guyur Kredit Biaya Sekolah
Halaman 2

Jakarta (Kontan: (12/07/07) Siapa sih orang tua yang tak bercita-cita menyekolahkan anak-anaknya di sekolah bagus dan berkualitas. Berani taruhan, semua orang pasti tak ada yang mau mengacungkan jarinya.Hanya saja, melangitnya biaya pendidikan saat ini bisa menjadikan niat ini mengendur. Maklumlah, mereka juga harus menyeimbangkan kebutuhan sekolah dengan kebutuhan lainnya yang tak kalah mendesak.

Namun maraknya tawaran kredit dari bank untuk biaya sekolah tampaknya bisa menjadi solusi. Lihat saja belakangan ini. Banyak bank rajin menawarkan kredit untuk biaya anak sekolah Antara lain adalah Bank Internasional Indonesia (BII), Bank Mandiri dan Bank NISP. Mereka kini rajin menawarkan pinjaman untuk biaya sekolah.

Presiden Direktur Bank NISP Pramukti Surjaudaja mengatakan, tahun ini, Bank NISP akan menggenjot kredit untuk biaya masuk perguruan tinggi strata 1 (S1). "Salah satunya kami menyasar orang tua murid yang ingin menyekolahkan anaknya ke Universitas Bina Nusantara," ungkap Pramukti. Menurut Pramukti, saat kredit pendidikan meluncur tahun lain, NISP menyasar nasabah yang akan melanjutkan sekolah S2 di Swiss German University dan Universitas Prasetya Mulya.

Tahun ajaran 2007-2008 ini, NISP menawarkan plafon kredit maksimal Rp 35 juta untuk masuk S-1 dan S-2 yang belum bekerja. Sedangkan bagi calon mahasiswa S-2 dengan status telah bekerja bisa mendapatkan kredit antara Rp 40 juta hingga Rp 50 juta. “Jangka waktu pengembaliannya maksimal 36 bulan,” kata Pramukti. Untuk suku bunga, Bank NISP menawarkan bunga khusus 0,792% per bulan untuk jangka waktu satu tahun. Untuk pinjaman berjangka waktu dua tahun, bunga yang dikenakan0,875% per bulan. Sedangkan untuk jangka waktu tiga tahun, Bank NISP mengenakan bunga 0,958% per bulan.



 
< Sebelumnya   Selanjutnya >