Login Form
| 1,7 Juta Guru di Indonesia Belum Sarjana |
|
|
|
| Tuesday, 25 November 2008 | |
|
DENPASAR (SINDO) - Kualitas tenaga pengajar di Indonesia ternyata masih jauh dari harapan. Hingga saat ini, tercatat dari tujuh juta guru yang ada, 1,7 di antaranya belum berijazah sarjana (S-l). "Dengan kondisi itu, kita makin kesulitan untuk mengejar target sertifikasi guru. Padahal, 10 tahun lagi target itu sudah harus tercapai," kata Ketua Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Sunaryo Kartadinata di sela-sela penutupan Kongres Nasional Pendidikan (Konaspi) di Denpasar, Bali, Rabu (19/11). Sunaryo menjelaskan, setiap tahunnya hanya ada sekitar 200.000 guru yang diikutkan program sertifikasi. Jika berlangsung lancar, program itu akan tercapai dua tahun lebih awal dari target yang ditentukan pada 2018. Namun, pihaknya mengakui program sertifikasi guru yang ada saat ini masih memprihatinkan. Dari sisi pembiayaan misalnya, pemerintah baru menyediakan dana Rp7,5 juta per guru. Padahal, agar seorang guru bisa memiliki kemampuan profesional,biaya pembiayaan program sertifikasi idealnya sebesar Rp. l8juta-21 juta per orang. "Apalagi, saat ini baru sekitar 30% dana dari anggaran pendidikan yang digunakan untuk peningkatan kualitas tenaga pendidik," ujarnya. |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|




